BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui RSUD Ulin Banjarmasin mengingatkan masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat stroke dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia (World Stroke Day) yang jatuh pada 29 Oktober 2026.
Peringatan bertema “Setiap Menit Berharga” (Every Minute Counts) tersebut diisi dengan kunjungan kepedulian manajemen bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Ulin Banjarmasin kepada pasien di Ruang Stroke Center Seruni, Gedung Mawar RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (27/10/2026) lalu.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala stroke dan tidak mengabaikan tanda-tanda awal yang muncul.
“Kecepatan dalam mengenali gejala dan mendapatkan penanganan medis sangat menentukan keselamatan serta kualitas hidup pasien. Karena itu, masyarakat jangan mengabaikan tanda-tanda awal stroke dan segera mencari pertolongan medis apabila gejala muncul,” imbaunya melansir dari MC Kalsel.
Ia menegaskan, pengenalan gejala sejak dini dan penanganan yang cepat serta tepat berperan penting dalam mengurangi risiko kecacatan dan meningkatkan peluang pemulihan pasien. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanganan stroke secara optimal.
Melalui kunjungan tersebut, manajemen dan DWP RSUD Ulin Banjarmasin juga memberikan dukungan moral serta semangat kepada pasien yang tengah menjalani perawatan.
“Dukungan keluarga, kepedulian lingkungan, dan pelayanan kesehatan yang optimal merupakan bagian penting dalam mendukung proses pemulihan pasien,” kata Among.(lokalhits)



