BANJARBARU – Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Supian HK yang diwakili Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Sarwani, menghadiri aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel di kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Kalsel, Jumat (5/6/2026) sore.
Aksi tersebut diikuti puluhan mahasiswa dan warga Jalan Sidomulyo I, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Dalam aksi itu, warga menyampaikan aspirasi terkait sengketa lahan seluas 3,6 hektare dengan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 8/GM yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Perwakilan warga mengaku konflik yang berkepanjangan telah berdampak terhadap kehidupan mereka. Selain ketidakpastian status lahan, warga juga menyampaikan kekhawatiran akibat tekanan dan intimidasi yang mereka rasakan selama proses sengketa berlangsung.
Usai menerima aspirasi peserta aksi, Sarwani menegaskan bahwa seluruh tuntutan dan masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian serius DPRD Kalsel.
“Berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa menjadi masukan penting bagi kami, terutama terkait persoalan sengketa lahan di Sidomulyo, Landasan Ulin,” ujarnya.
Menurut Sarwani, DPRD Kalsel berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan tersebut dengan mendorong dialog serta memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pihak-pihak terkait.
“Kami siap memfasilitasi agar persoalan ini dapat diselesaikan secara menyeluruh, adil, dan memberikan kepastian bagi semua pihak,” tegasnya.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut juga dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin yang didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kalsel, Subhan Nor Yaumil.
Kehadiran pemerintah daerah dan DPRD Kalsel diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang konstruktif guna mencari solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi masyarakat.(lokalhits)



