5,06 Hektare Lahan di Barut Terbakar, DPRD Apresiasi Gerak Cepat Tim Gabungan

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Bina Husada, mengapresiasi respons cepat tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Barito Utara.

Berdasarkan laporan BPBD Barito Utara, penanganan karhutla dilakukan di Desa Hajak Simpang Batu Bara, Kecamatan Teweh Baru, Jalan Moek Lintas Lemo-Bangdep dan Desa Trahean, serta Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Sabtu (8/8/2026). Total luas lahan yang terbakar dari tiga wilayah tersebut diperkirakan mencapai 5,06 hektare.

Bina mengatakan kecepatan petugas dalam merespons laporan sangat penting untuk mencegah api meluas.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman di sejumlah titik. Upaya seperti ini sangat penting agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” kata Bina di Muara Teweh, Minggu (9/8/2026).

Tim yang terlibat antara lain BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni dan unsur terkait lainnya.

Menurut Bina, beberapa titik berhasil dipadamkan. Namun, penanganan di Desa Trahean sempat terkendala akses dan kondisi asap yang pekat sehingga pemadaman perlu dilanjutkan.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana mencegah munculnya titik api baru. Masyarakat harus ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” ujarnya.

Bina juga mendorong penguatan koordinasi antara BPBD, MPA, Manggala Agni, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat.

Ia menilai kesiapan sarana pemadaman juga harus menjadi perhatian, mulai dari kendaraan, pompa, selang, pasokan air hingga peralatan pendukung lainnya.

“Kecepatan informasi dan kesiapan peralatan sangat menentukan. Begitu ada laporan, tim bisa langsung bergerak sehingga kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas,” katanya.(lokalhits/rls)

Penulis Ani
Editor Ani

Artikel Lainnya

Scroll to Top