BATOLA – Sebanyak 25 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Trans Kalimantan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), telah rampung dipasang.
Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong penambahan titik penerangan pada penganggaran berikutnya guna meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Komisi III DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring progres pemasangan PJU di kawasan tersebut, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si. bersama jajaran anggota Komisi III.
Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan serah terima atas selesainya pemasangan 25 titik PJU dari Dinas Perhubungan Kalsel kepada Komisi III DPRD Kalsel.
Mustaqimah menyambut positif rampungnya pemasangan penerangan jalan tersebut. Menurutnya, keberadaan PJU menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur Trans Kalimantan pada malam hari.
“Penerangan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai kebutuhan penerangan di sejumlah titik masih cukup besar. Karena itu, Komisi III akan mendorong penambahan PJU pada program dan penganggaran berikutnya.
Menurut Mustaqimah, penambahan penerangan diperlukan agar kawasan Trans Kalimantan, khususnya di wilayah Barito Kuala, dapat memiliki kondisi jalan yang lebih aman bagi masyarakat.
“Kebutuhan di lapangan masih ada dan akan terus kami perjuangkan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemasangan PJU bukan hanya bertujuan menerangi jalan pada malam hari. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan kualitas pelayanan publik.
Jalur Trans Kalimantan merupakan salah satu akses penting dengan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi.
Karena itu, ketersediaan penerangan yang memadai dinilai dapat mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas.
Komisi III DPRD Kalsel berharap 25 titik PJU yang telah terpasang dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan dirawat dengan baik agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kalsel untuk memastikan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.(lokalhits)



