Tiga Tahun Terbaring Sakit, Ahmadi Terharu Dijenguk Fauzan Ramon

foto istimewa

BANJARMASIN – Kepedulian tidak mengenal jabatan. Hal itu ditunjukkan Dr. H. Fauzan Ramon, SH, MH, yang menyempatkan diri menjenguk rekan sesama advokat, Ahmadi, SH, yang sudah tiga tahun terbaring akibat kecelakaan tunggal.

Selasa (18/8/2026), Fauzan mendatangi kediaman Ahmadi di Jalan Cemara Raya, Kayu Tangi, Banjarmasin.

Ia datang bersama sejumlah stafnya dengan membawa bingkisan dan bantuan uang untuk keluarga Ahmadi.

Bagi Fauzan, kunjungan tersebut bukan sekadar menjalin silaturahmi. Ia ingin memberikan dukungan kepada rekannya yang masih menjalani masa pemulihan.

“Menjenguk orang yang sedang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat,” ujar Fauzan di sela kunjungannya.

Menurut Fauzan, kehadiran orang terdekat dapat memberikan semangat bagi mereka yang sedang menjalani sakit.

Selain mendoakan kesembuhan, perhatian sederhana juga dapat membuat seseorang merasa tidak sendirian dalam menghadapi kondisi yang dialaminya.

“Menjenguk itu juga bentuk pendorong semangat untuk sembuh. Dengan doa dan kata-kata positif, semoga beliau lekas sembuh dan bisa beraktivitas lagi seperti sedia kala,” katanya.

Ia menilai dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat memiliki arti penting bagi seseorang yang sedang sakit.

Percakapan ringan, senyuman, maupun kesediaan mendengarkan keluhan dapat memberikan dorongan secara emosional.

“Senyuman, cerita, atau sekadar mendengarkan keluhannya membuat orang sakit merasa tidak sendiri. Ini meningkatkan semangat pemulihan karena ada dukungan emosional,” jelasnya.

Kehadiran Fauzan membuat suasana di kediaman Ahmadi terasa haru. Ahmadi tidak kuasa menahan air mata saat menerima kunjungan seniornya tersebut.

“Saya berterima kasih sekali kepada Pak Fauzan Ramon yang menyempatkan waktu berkunjung ke tempat saya. Padahal beliau orang yang selalu sibuk, tetapi masih bisa menyempatkan diri mengunjungi saya,” ucap Ahmadi.

Istri, anak, menantu, dan cucu Ahmadi turut menyambut kedatangan Fauzan. Mereka mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada keluarga mereka.

Bagi Fauzan, menjenguk orang sakit merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki arti besar.

Ia berharap dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu Ahmadi melewati masa pemulihan dan kembali beraktivitas.

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antarsesama advokat tidak hanya terjalin dalam urusan profesi, tetapi juga dalam kepedulian dan kemanusiaan.(lokalhits)

Penulis Ani
Editor Ani

Artikel Lainnya

Scroll to Top