Kesultanan Banjar

Kisah Tabib Tha Sin; Pembauran Tionghoa dan Islam di Tanah Banjar

Oleh : Humaidy Ibnu Sami Proses migrasi Cina atau Tionghoa dari Tiongkok ke Tanah Kalimantan, tidak saja datang berombongan. Namun, mereka datang beberapa gelombang atau diangkut penjajah Belanda untuk dipekerjakan. Namun, ada pula tiba secara perorangan untuk menyebarkan Islam. Ketika periode awal kedatangan Cina ke Kalimantan, saat Dayak dan Banjar belum terbentuk, masih dalam proses, […]

Kisah Tabib Tha Sin; Pembauran Tionghoa dan Islam di Tanah Banjar Read More »

c1 20240608 21552424

Kutukan Berlian Banjar; Peristiwa Tragis Dalam Sejarah Kelam Kolonial Hindia Belanda

Oleh : Mansyur ‘Sammy’ DIWARNAI pecahnya Perang Banjar dan Sultan Tamdjidillah II (1817-1867) turun takhta pada tanggal 24 Juni 1859. Berlanjut dihapuskannya Kerajaan Banjar tahun 1860. REGALIA Kesultanan Banjar pun diserahkan kepada pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dua tahun setelah penyerahan regalia Banjarmasin oleh Tamdjidillah, dan satu tahun setelah regalia diangkut Belanda ke Batavia, sejumlah koleksi yang lebih

Kutukan Berlian Banjar; Peristiwa Tragis Dalam Sejarah Kelam Kolonial Hindia Belanda Read More »

Mengenal Tradisi Ma’aturi Dahar, Ritual Kesultanan Banjar Bersihkan Pusaka

BANJARMASIN – Saban tahun, tepatnya Bulan Rabiul Awal di Komplek Makam Sultan Suriansyah ada sebuah tradisi Ma’aturi Dahar yang selalu digelar. Tradisi tersebut adalah sebuah ritual yang dilakukan untuk pembersihan pusaka-pusaka peninggalan Kesultanan Banjar. Ma’aturi sendiri memiliki arti menyediakan. Sedangkan Dahar dalam istilah Bahasa Banjar memiliki arti makanan. Sehingga, Ma’aturi Dahar mempunyai makna menyajikan makanan

Mengenal Tradisi Ma’aturi Dahar, Ritual Kesultanan Banjar Bersihkan Pusaka Read More »

c1 20240616 06440555

Istana Sultan Banjar Mewah Karena Melimpahnya Lada

Oleh : Mansyur ‘Sammy’ KEMEWAHAN Kayutangi Palace atau Istana Kayutangi benar-benar mengesankan bagi Johan Andreas Paravicini. Komisaris dagang VOC Belanda yang menjalani misi perdagangan dengan Sultan Banjar pada 1756 pun harus melontarkan decak kagumnya. JOHAN Andreas Paravinci menggambarkan sebuah istana mewah. Ia berbicara tentang tongkat kekuasaan Sultan dan mahkota yang tertutup emas dan dihiasi dengan berlian

Istana Sultan Banjar Mewah Karena Melimpahnya Lada Read More »

c1 20240616 06242708

Menyusuri Kenikmatan Secangkir Kopi Dari Borneo Bagian Selatan

Oleh : Mansyur ‘Sammy’ KOPI sudah sejak lama dikonsumsi orang Banjar. Bukan hanya untuk minuman keseharian, kopi pun bahkan dihubungkan dengan hal hal mistik atau gaib. SEBUT saja, apabila ada yang ‘kesurupan’, seseorang telah dimasuki roh halus yang kadang-kadang meminta sesuatu. Di antaranya gula, santan, kopi dan sebagainya. Sebelum diberi hidangan ini, roh halus tidak mau

Menyusuri Kenikmatan Secangkir Kopi Dari Borneo Bagian Selatan Read More »

c1 20240602 03464546

Kisah Korupsi Penarik Pajak di Era Kesultanan Banjar

Oleh : Mansyur ‘Sammy’ PRAKTIK korupsi sudah marak di nusantara sejak zaman kerajaan. Seperti diungkap Emmanuel Subangun, dalam “Tiga Tahap Sejarah Korupsi di Indonesia”, terdapat tahap awal korupsi masa kerajaan di Indonesia. Tahap awal merupakan tahap legal dan politik. DEMIKIAN halnya di Kalimantan bagian Selatan pada era Kesultanan Banjar. Walau bersifat ‘kecil kecilan’, toh korupsi ini

Kisah Korupsi Penarik Pajak di Era Kesultanan Banjar Read More »

Scroll to Top