BANJARMASIN – DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Pleno Diperluas, Sabtu (15/8/2026).
Rapat tersebut salah satunya membahas revitalisasi atau penyegaran kepengurusan Golkar Kalsel setelah dilakukan evaluasi terhadap kepengurusan pasca-Musda.
Ketua DPD Golkar Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan adanya beberapa perubahan yang perlu dilakukan dalam struktur kepengurusan.
“Setelah kita evaluasi, ternyata memang harus ada sedikit perubahan, dan hari ini resmi kita sahkan,” ujar Hasnuryadi usai rapat.
Menurutnya, rapat pleno kali ini juga digelar secara mendadak. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan dan komitmen para pengurus.
Meski pemberitahuan rapat dilakukan dalam waktu singkat, banyak pengurus yang hadir.
Sebagian lainnya berhalangan karena alasan kesehatan dan kesibukan persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di daerah masing-masing.
“Alhamdulillah, dalam waktu yang sangat singkat, cukup banyak yang hadir. Ini membuktikan semangat para kader untuk terus mengabdi kepada masyarakat Banua dan NKRI,” katanya.
Hasnuryadi juga menekankan pentingnya menjaga soliditas seluruh kader Golkar Kalsel. Ia meminta tidak ada lagi pengelompokan berdasarkan faksi atau kelompok tertentu di internal partai.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Tidak ada lagi faksi A atau faksi B, semuanya satu yaitu Golkar,” tegasnya.
Hasnuryadi mengibaratkan Golkar seperti sebuah tim sepak bola. Menurutnya, seluruh kader dan tokoh harus bekerja sebagai satu tim untuk mencapai tujuan bersama.
“Seperti permainan sepak bola, kita satukan semua potensi tokoh hebat di Golkar Kalsel menjadi satu kesatuan tim yang solid untuk mengabdi kepada rakyat,” ujarnya.
Selain membahas kepengurusan, Golkar Kalsel juga menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan menyambut bulan Rabiul Awal atau Maulid.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota melalui berbagai lomba keagamaan. Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan hingga tingkat Kalsel.
Hasnuryadi mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi keagamaan yang sebelumnya dibangun oleh almarhum ayahandanya, H Abdussamad Sulaiman HB atau H Leman.
Dengan penyegaran kepengurusan dan penguatan soliditas kader, Hasnuryadi berharap dapat semakin kompak serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(lokalhits)



