Gubernur Kaltim Tekankan Gerakan Membaca Al-Qur’an untuk Satuan Pendidikan

SAMARINDA – Gubernur Rudy Mas’ud atau yang akrab disapa Harum, mengajak para pelajar SMA dan SMK di seluruh Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Harum saat memulai Safari Ramadan dan Gerakan Salat Subuh Berjemaah di Masjid Nurul Mukminin, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (20/2/2026).

“Al-Qur’an adalah mukjizat Allah yang masih bisa kita lihat dan pelajari hingga hari ini. Karena itu, mari kita terus membumikan kalamullah ini, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa,” ujar Harum di hadapan ratusan jemaah.

Menurut Gubernur, membangun generasi cerdas tidak cukup hanya dengan ilmu pengetahuan umum, tetapi harus dibarengi dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim segera menyiapkan surat edaran tentang Gerakan Membaca Al-Qur’an bagi seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

Ia menegaskan, mukjizat para nabi terdahulu seperti tongkat Nabi Musa yang membelah laut atau Nabi Ibrahim yang tidak terbakar api, kini sudah tidak tampak lagi. Namun mukjizat Al-Qur’an, kata Harum, tetap hidup dan menjadi pedoman bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman.

“Al-Qur’an ini luar biasa mukjizatnya. Bahkan satu-satunya mukjizat yang masih tersisa hingga hari ini,” katanya.

Gubernur Harum berharap, dengan semakin banyak pelajar yang membaca dan memahami Al-Qur’an, Kalimantan Timur akan menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

“Semoga dengan semakin banyak kita membaca Al-Qur’an, Kalimantan Timur selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari malapetaka dan diberikan keamanan, kedamaian, serta kesejahteraan,” tuturnya.

Selain memberikan tausiah, Gubernur Harum juga berbagi pengalaman pribadi tentang rutinitasnya membaca Al-Qur’an sebelum dan sesudah salat Subuh. Kebiasaan itu kata dia, menjadi sumber ketenangan dan inspirasi dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.

“Kalau kita ingin hidup tenang dan sukses, dekatlah dengan Al-Qur’an. Itulah pedoman saya sejak dulu,” bebernya.

Acara juga diisi tausiah oleh Ustaz Muhammad Solihin, yang menyampaikan pentingnya menjaga salat Subuh secara berjemaah. “Setelah 40 kali tidak melewatkan salat Subuh, apalagi berjemaah, silakan rasakan perubahannya,” pesannya kepada jemaah.

Sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan, Gubernur Harum secara simbolis juga menyerahkan bantuan pendidikan program Gratispol kepada perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kaltim.

Safari Ramadan ini menjadi agenda rutin Pemprov Kaltim yang tidak hanya menumbuhkan semangat ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Gubernur Harum berharap nilai-nilai keislaman dapat terus hidup dalam keseharian generasi muda Kaltim.

“Insyaallah, dengan iman yang kuat dan akhlak yang baik, pelajar Kaltim akan tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan membawa daerah ini menuju masa depan yang gemilang,” tutupnya.(lokalhits)

Penulis Riza
Editor Riza

Artikel Lainnya

Scroll to Top