12 Bekantan Mati Akibat Karhutla di Kalsel, Supian HK Minta Mitigasi Diperkuat

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK memberikan keterangan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan serta perlindungan satwa liar di Kalsel, Rabu (16/9/2026)

BANJARMASIN – Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terhadap habitat satwa dilindungi menyusul matinya 12 ekor bekantan di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Ia mengajak seluruh pihak bergerak bersama mencegah meluasnya kebakaran dan kerusakan habitat.

“Ancaman karhutla terhadap satwa yang dilindungi, terutama bekantan, menjadi perhatian serius kita bersama,” ujar Supian HK saat ditemui di Banjarmasin, Rabu (16/9/2026).

Supian mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga perlu memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan habitat satwa yang terdampak.

Ia mencontohkan upaya perlindungan habitat bekantan yang pernah dilakukan bersama pihak swasta. Pembuatan kanal di sisi kiri dan kanan kawasan konservasi dinilai dapat membantu meminimalisasi risiko penyebaran api saat terjadi kebakaran.

Menurutnya, langkah mitigasi serupa perlu diperkuat, termasuk memastikan tersedianya kawasan habitat yang layak agar populasi bekantan tetap terjaga.

“Artinya, kita harus menyatukan kawasan habitat yang layak untuk bekantan dan melakukan langkah-langkah mitigasi agar populasinya tetap terjaga,” katanya.

Supian juga menyoroti kondisi kemarau panjang yang berlangsung sekitar dua bulan. Kondisi tersebut membuat lahan menjadi kering sehingga lebih mudah terbakar.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak saling menyalahkan ketika terjadi karhutla. Menurutnya, yang lebih penting saat ini adalah mempercepat penanganan dan pemadaman di lapangan.

“Jangan sampai kita saling menuding atau menyalahkan. Saat ini yang terpenting adalah berprasangka baik dan bersama-sama bergerak cepat memadamkan api,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi para relawan dan mahasiswa yang ikut terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.

“Kita patut berterima kasih kepada para relawan dan mahasiswa yang sudah turun langsung membantu penanganan di lapangan,” tambahnya.(lokalhits)

Penulis Ani
Editor Ani

Artikel Lainnya

Scroll to Top