BANJARMASIN – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 membawa tambahan ruang fiskal bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan dan pelayanan masyarakat.
DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) pun mulai membahas arah perubahan anggaran tersebut dalam Rapat Paripurna, Jumat (21/8/2026) siang.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel H. M. Alpiya Rakhman dan Desy Oktavia Sari.
Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan penjelasan Gubernur H. Muhidin mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Hasnuryadi menjelaskan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan anggaran dengan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Penyesuaian juga diarahkan untuk mendukung program strategis pemerintah serta pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.
Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat 5,56 persen menjadi Rp7,762 triliun.
Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan naik 5,98 persen menjadi Rp10,534 triliun.
Penyesuaian anggaran tersebut tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Alokasi anggaran untuk fungsi pendidikan tetap berada di atas 20 persen. Belanja pegawai juga masih di bawah batas maksimal 30 persen, sedangkan belanja infrastruktur pelayanan publik melampaui batas minimal 40 persen.
Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK mengatakan, setelah mendengarkan penjelasan Gubernur, tahapan pembahasan akan dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.
Pemandangan umum fraksi menjadi bagian penting dalam pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kalsel. Tahapan tersebut diharapkan dapat memastikan perubahan anggaran benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 diharapkan dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, sisa waktu tahun anggaran 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(lokalhits)



