Serapan Anggaran PUPR Kalsel Tembus 44 Persen, Program Tetap Sesuai Target

Sekretaris Dinas PUPR Kalsel, Alain Filmore Harris

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan pelaksanaan program dan anggaran tahun 2026 masih berjalan sesuai perencanaan.

Hingga awal Agustus, realisasi serapan anggaran telah melampaui 44 persen lebih dan diyakini tetap berada pada jalur yang ditetapkan sebagaimana disampaikan Sekretaris Dinas PUPR Kalsel, Alain Filmore Harris.

Ia mengatakan capaian tersebut masih sesuai target. Menurutnya, penyerapan anggaran pada awal tahun memerlukan waktu karena sejumlah proyek strategis harus melalui tahapan administrasi, salah satunya probity audit oleh Inspektorat sebelum pekerjaan dimulai.

“Penyerapan kita sudah sesuai target. Memang agak lambat di awal karena ada probity audit dulu untuk proyek-proyek strategis. Namun secara keseluruhan, penyerapan kita masih on the track dan kami optimistis target akhir tahun bisa tercapai,” katanya, Senin (3/8/2026).

Selain menjelaskan perkembangan serapan anggaran, Alain juga menyampaikan bahwa rapat pembahasan Program Kegiatan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama Komisi III DPRD Kalsel belum dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Rapat tersebut ditunda karena Kepala Dinas PUPR sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional di BPSDM.

“Sidang diskors karena kebetulan hari ini Pak Kadis sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional di BPSDM. Jadi rapat ditunda, menunggu beliau di atas tanggal 10 Agustus. Setelah selesai diklat, baru akan ada keputusan final dengan Komisi III,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya menghormati keputusan Komisi III yang menghendaki kehadiran kepala dinas dalam pembahasan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pimpinan penting agar setiap keputusan strategis dapat diambil secara langsung.

Pada kesempatan itu, Alain juga menanggapi sejumlah persoalan infrastruktur yang menjadi perhatian dewan, mulai dari pemeliharaan jalan bypass, perbaikan jalan berlubang di kawasan Pangeran Muhammad Noor, hingga penanganan longsor di Jalan Veteran Kilometer 5,5, Kelurahan Sungai Lulut.

Seluruh masukan tersebut, lanjut Alain, akan segera ditindaklanjuti bersama bidang teknis di lingkungan Dinas PUPR Kalsel. Koordinasi akan dilakukan untuk menentukan prioritas pekerjaan sekaligus jadwal pelaksanaannya sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan sesuai kebutuhan.

“Untuk penanganan masalah jalan dan pemeliharaannya, teman-teman di bidang Bina Marga pasti sudah menyiapkan langkah penanganan. Nanti saya akan koordinasikan lebih lanjut dengan kepala bidang teknis mengenai kapan pengerjaan spesifiknya dilakukan,” pungkasnya.(lokalhits)

Penulis Ani
Editor Ani

Artikel Lainnya

Scroll to Top