DPRD Apresiasi Kunjungan Bunda PAUD ke SKHN 1 Muara Teweh, Wujud Dukungan bagi Pendidikan Inklusif

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, memberikan apresiasi atas kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, ke Sekolah Khusus Negeri 1 (SKHN 1) Muara Teweh pada Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam memberikan perhatian serta dukungan moril terhadap sektor pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah tersebut.

Menurut Wardathun, kehadiran Bunda PAUD menjadi cerminan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengedepankan prinsip pendidikan inklusif yang berkeadilan.

Upaya ini memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal dalam lingkungan pendidikan yang layak.

“Saya mengapresiasi kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara ke SKHN 1 Muara Teweh. Kehadiran beliau memberikan semangat, motivasi, dan perhatian langsung kepada anak-anak berkebutuhan khusus serta para tenaga pendidik yang selama ini dengan penuh dedikasi mendampingi mereka,” ujar Wardathun Nur Jamilah di Muara Teweh, Sabtu (13/6/2026).

Wardathun menambahkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak mendasar untuk mendapatkan pendidikan berkualitas yang dapat menunjang masa depan mereka.

Ia mendorong agar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah terus bersinergi dalam menyediakan ruang tumbuh kembang yang mendukung bagi kelompok tersebut.

“Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa. Mereka membutuhkan dukungan, perhatian, dan kesempatan yang sama untuk belajar serta mengembangkan bakat yang dimiliki. Karena itu, pendidikan inklusif harus terus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wardathun juga menyampaikan rasa hormat terhadap dedikasi para guru di SKHN 1 yang telah menjalankan tugas dengan penuh kesabaran serta kasih sayang.

Baginya, peran pendidik di sekolah khusus sangat mulia karena tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak untuk menemukan potensi terbaiknya.

“Peran guru di sekolah khusus sangat luar biasa. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, memberikan motivasi, membangun kepercayaan diri, dan membantu anak-anak menemukan potensi terbaik dalam diri mereka. Ini adalah tugas yang sangat mulia dan patut mendapatkan penghargaan,” ungkapnya.

Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas sarana prasarana serta program pendampingan berkelanjutan guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih ramah bagi anak berkebutuhan khusus.

Wardathun optimistis bahwa melalui dukungan kolektif, anak-anak tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berprestasi sesuai dengan kemampuan unik mereka masing-masing.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan. Dengan dukungan bersama, saya yakin anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Barito Utara dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, percaya diri, dan berprestasi sesuai kemampuan mereka,” tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Wardathun berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan di masa mendatang sebagai sarana untuk terus memotivasi baik bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.

Ia meyakini bahwa langkah konkret tersebut akan membawa dampak positif yang luas bagi terwujudnya sistem pendidikan yang lebih humanis dan berkeadilan di Kabupaten Barito Utara.

“Kunjungan seperti ini memberikan energi positif bagi anak-anak maupun para guru. Semoga menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus mendukung pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berkeadilan di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(lokalhits/rls)

Penulis Ani
Editor Ani

Artikel Lainnya

Scroll to Top